Pages

SawanoHiroyuki[nZk]:mizuki - oldToday


Lirik: Hiroyuki Sawano
Komposisi: Hiroyuki Sawano
Aransemen: Hiroyuki Sawano
Single: gravityWall / shØut (#3)

Lirik Romaji:

SawanoHiroyuki[nZk]:mizuki - oldToday

Minareta machi wo se ni jikan to tomoni hanareru
Hontou wa kowakatta ano hi to wakare sou de Fum

Anata wa ookina koe de "ganbare" to kotoba de osu
Sono koe wa furuete ite naiteru to sugu ni wakatta

Boku no kage wo toorinuketa kaze wo sagashi

Namida afureru kara senaka de arukidashite chiisaku te wo futte ita
Kodomo ni modoreru nara kono kimochi nagetai

Hitotsu mae wa heiki datta ima no hari ni sasarete itamu

Shasou ni utsuru keshiki wa sore made to chigau kao de iru
Boku no me ni wa sono subete ga itoshikute tooku mieru

Sukoshi zutsu boku no machi wa kokyou ni naru boku no kage wo toorinuketa kaze ga atarashii

Itami ga afuredashite nijimidasu hareta oto karadajuu ga hagareteku
Itsuka wa kieteru darou demo hanashitakunai

Wakare no saigo no hi ni tousan wa "mata na" to itta
Sou ieba arigatou tte tsutaeru no wasurete ita

Mata namida afuredashite osaeta hazu no koe ga omoide to soba wo miteru
Otona no uso karite mo kotae wa kawaranai

Dare mo ga hito wo se ni arukidasu atatakai ego
Anata demo te sagutta hibi soko ni tatte te wo tsunageta


Lirik Kanji:

SawanoHiroyuki[nZk]:mizuki 『oldToday』

見慣れた町を背に 時間と共に離れる
本当は怖かった あの日と別れそうで Fum

あなたは大きな声で 「頑張れ」と言葉で押す
その声は震えていて 泣いてるとすぐに分かった

僕の影を通り抜けた風を探し

涙溢れるから 背中で歩き出して小さく手を振っていた
子供に戻れるなら この気持ち投げたい

一つ前は平気だった 今の針に刺されて痛む

車窓に映る景色は それまでと違う顔でいる
僕の目にはその全てが 愛しくて遠く見える

少しずつ僕の町は故郷になる 僕の影を通り抜けた風が新しい

痛みが溢れ出して 滲み出す腫れた音 身体中が剥がれてく
いつかは消えてるだろう でも放したくない

別れの最後の日に 父さんは「またな」と言った
そういえばありがとうって 伝えるの忘れていた

また涙溢れ出して 抑えたはずの声が 思い出と側を見てる
大人の嘘借りても 答えは変わらない

誰もが人を背に 歩き出すあたたかいエゴ
あなたでも手探った日々 そこに立って手を繋げた


Terjemahan Indonesia:

SawanoHiroyuki[nZk]:mizuki - Hari Ini yang Dulu

Kutinggalkan kota yang biasa kutempati dan semakin jauh setiap detik berlalu
Sungguh, aku merasa takut. Seolah aku berpisah dengan hari yang dulu

Kau memberiku dukungan dengan ucapan lantangmu "Berjuanglah"
Namun suaramu terdengar gemetaran. Aku langsung tahu kalau kau ternyata menangis

Lalu aku mencari angin yang berhembus melewati bayanganku

Air mataku menetes, aku pun melangkah pergi dan sedikit melambaikan tangan
Seandainya aku masih anak kecil, perasaan ini ingin dapat kuabaikan

Sesaat yang lalu aku masih baik-baik saja, kini rasa sakitku semakin menusuk seiring waktu berjalan

Pemandangan yang tercermin di jendela gerbong kereta memiliki perwajahan yang sangat berbeda
Segala yang kupandang berharga di depan mataku semakin terlihat jauh

Sedikit demi sedikit kotaku berubah menjadi kampung halaman, angin yang melewati bayanganku pun tampaknya baru

Kepedihanku mulai meluap, bunyinya yang terasa membengkak dan bernanah terkelupas dari tubuhku
Mungkin suatu saat kepedihan itu akan hilang, namun tak ingin dapat kulepaskan

Di hari terakhir aku berpisah, ayahku berkata "Sampai bertemu lagi"
Ternyata aku lupa membalasnya dengan ucapan "Terima kasih"

Air mataku menetes lagi, suara dan kenangan yang mestinya kupendam sedang memerhatikan di sisiku
Meski pun kucoba berbohong umumnya orang dewasa, jawabannya takkan berubah

Siapa pun akan memberikan dorongan yang hangat pada orang-orang yang akan pergi
Kau pun mencoba mencari hari-harimu, dan di sana berdirilah kita sambil berpegangan tangan


Posting Ulang dari KazeLyrics

Okashi Nara

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar