Pages

Sky's The Limit - Only Human


Lirik: Mai Osanai
Komposisi: Kiyoshi Matsuo, Nao Tanaka
Single: Only Human (#1, #3)

Lirik Romaji:

Sky's The Limit - Only Human

kanashimi no mukou gishi ni hohoemi ga aru to iu yo

kanashimi no mukou gishi ni hohoemi ga aru to iu yo
tadoritsuku sono saki ni wa nani ga bokura wo matteru?

nigeru tame ja naku yume ou tame ni
tabi ni deta hazu sa tooi natsu no ano hi

ashita sae mieta nara tameiki mo nai kedo
nagare ni sakarau fune no you ni
ima wa mae e susume

kurushimi no tsukita basho ni shiawase ga matsu to iu yo
boku wa mada sagashiteiru kisetsu hazure no himawari

kobushi nigirishime asahi wo mateba
akai tsume ato ni namida kirari ochiru

kodoku ni mo nareta nara tsukiakari tayori ni
hane naki tsubasa de tobidatou
motto mae e susume

amagumo ga kireta nara nureta michi kagayaku
yami dake ga oshiete kureru
tsuyoi tsuyoi hikari
tsuyoku mae e susume


Lirik Kanji:

Sky's The Limit 『Only Human』

哀しみの向こう岸に 微笑みがあるというよ

哀しみの向こう岸に 微笑みがあるというよ
たどり着くその先には 何が僕らを待ってる?

逃げるためじゃなく 夢追うために
旅に出たはずさ 遠い夏のあの日

明日さえ見えたなら ため息もないけど
流れに逆らう舟のように
今は 前へ 進め

苦しみの尽きた場所に 幸せが待つというよ
僕はまだ探している 季節はずれの向日葵

こぶし握りしめ 朝日を待てば
赤い爪あとに 涙 キラリ 落ちる

孤独にも慣れたなら 月明かり頼りに
羽根なき翼で飛び立とう
もっと 前へ 進め

雨雲が切れたなら 濡れた道 かがやく
闇だけが教えてくれる
強い 強い 光
強く 前へ 進め


Terjemahan Indonesia:

Sky's The Limit - Hanya Manusia

Disebutkan bahwa di balik suatu kesedihan, ada sebuah senyuman

Disebutkan bahwa di balik suatu kesedihan, ada sebuah senyuman
Apa yang sebenarnya menunggu kita begitu sampai di sana?

Tujuannya bukanlah untuk melarikan diri, melainkan untuk mengejar mimpi
Seharusnya kita sudah berjalan ke sana sejak musim panas yang dulu sekali

Jika bahkan esoknya kita sudah bisa melihatnya tanpa mengeluarkan napas sekali pun
Seperti kapal yang berlayar melawan arus
Untuk saat ini, majulah saja ke depan

Disebutkan bahwa di sebuah tempat yang dibuat lelah oleh penderitaan, ada kebahagiaan menanti
Namun kita tetap saja mencari bunga matahari yang mulai layu di ujung musim

Dengan kepalan tangan erat, saat kita menunggu matahari terbit
Dan setelah kuku memerah, air mata kita menetes berkilau

Saat kita sudah terbiasa merasakan kesepian dan hanya ditemani cahaya rembulan
Marilah kita terbang dengan sayap tanpa bulu-bulunya
Dan tetaplah maju ke depan

Saat awan mendung telah pergi, jalanan yang basah mulai bersinar
Hanya kegelapan yang dapat mengajari kita
Betapa kuatnya, kuatnya terang cahaya
Maka majulah ke depan dengan lebih kuat


Okashi Nara

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar